FENOMENA yang terjadi saat ini pada dunia gadget yaitu ukuran handphone atau tepatnya smartphone semakin besar dari segi ukuran, lengkap dengan OS (operating system) seperti Symbian, Microsoft Mobile, Linux, Android, BlackberryOS hingga Palm, dan MacOSX pada iPhone. Begitu pula yang sedang terjadi di dunia peranti jinjing semacam notebook. Dari notebook lahirlah spesies baru yang ikut menyemarakkan pasar peranti jinjing itu sendiri. Hasil persilangan antara peranti genggam semacam PDA phone dengan notebook yaitu netbook.
Makhluk macam apakah netbook itu? Istilah netbook pertama kali diperkenalkan oleh Intel pada Februari 2008 lalu. Intel mengategorikan bahwa netbook haruslah berukuran kecil, murah serta ringan ditenteng. Uniknya hukum yang berlaku di notebook tidaklah berlaku di netbook, seperti makin kecil ukuran layar maka harganya lebih mahal, hal ini tidak berlaku di netbook. Justru sebaliknya netbook haruslah berukuran kecil layarnya dibawah 10 inch serta berharga murah.
Ciri-ciri “netbook”
Anda pasti tahu dengan Asus, pabrikan teknologi yang terkenal sebagai produsen motherboard memproduksi Asus Eee PC, yang sangat mungil dan tentunya harga yang miring. Asus Eee PC merupakan salah satu gadget yang masuk kategori netbook. Lalu apa saja ciri-ciri netbook? Perbedaannya terletak pada performa, netbook sejak pertama kali diciptakan untuk men-support pengguna netbook melakukan aktivitas sehari-hari seperti browsing internet, cek e-mail, atau aplikasi office. Sedangkan notebook yang selama ini sudah kita ketahui kemampuannya setara dengan komputer desktop.
Hal-hal apa saja yang membedakan antara netbook dan notebook? Secara fisik, perbedaannya dapat dilihat dari perbedaan pada monitor, netbook umumnya berukuran 7 hingga 10 inci, sedangkan notebook memiliki layar lebih dari 10 inci. Dengan ukuran yang kecil, netbook sangat nyaman dibawa ke mana-mana. Hal lainnya yang membedakan adalah netbook memiliki keterbatasan pada output device, dan netbook pada umumnya tidak memiliki optical drive. Ciri yang lain adalah harga, netbook memiliki kisaran harga 250 dolar AS hingga 450 dolar AS. Jika harganya sudah lebih dari 450 dolar AS tidak bisa disebut netbook. Singkat cerita, rumus utama netbook adalah bentuknya lebih imut dan harganya lebih murah daripada notebook, flybook, atau ultra-mobile PC (UMPC).
Target pengguna
Setelah Asus menuai sukses dengan projek Eee PC-nya, banyak vendor lain yang tertarik untuk mengeluarkan produk serupa, seperti Axioo dengan Pico, Xware dengan Aerisnya, Zyrex dengan Ubud dan Anoa. Untuk vendor luar seperti Acer dengan Aspire One, MSI dengan MSI Wind, HP dengan Mini-note serta Lenovo dengan Lenovo S10. Toshiba masih ragu-ragu untuk mengeluarkan produknya, karena dikhawatirkan tren netbook ini hanya sesaat. Rencananya NEC juga berniat meluncurkan netbook 8,9 incinya, yang diberi nama LaVie Light. Namun, netbook yang ditenagai oleh prosesor Intel Atom N270, RAM 1GB, harddisk 160GB dan sistem operasi Windows XP itu untuk sementara hanya diperkenalkan di negara matahari terbit. MITAC pun dikabarkan akan memperkenalkan netbook 8,9 incinya yang berprosesorkan Intel Atom N270 dengan opsi Bluetooth dan GPS dengan sistem operasi gOS Linux. Tak ketinggalan Apple Inc. pun akan terjun ke pasar netbook, pabrikan teknologi yang bermarkas di Cupertino, California, AS ini lebih dulu meluncurkan iPhone sebagai cikal bakal akan lahirnya netbook besutan Apple Inc,.
Target pengguna netbook adalah orang dengan mobilitas tinggi seperti dosen, mahasiswa, profesional yang memiliki perusahaan DotCom, admin server, wartawan, anak muda untuk hang out di kafe yang ber-hotspot. Dapat dipastikan pengguna netbook menghabiskan waktu berjam-jam di kafe atau restoran atau tempat lainnya yang terdapat hotspot adalah chatting, blogging, menulis atau hanya browsing internet. Karena, aplikasi berat sudah dipastikan sangat memakan sumber daya dan tenaga dari netbook tersebut. Netbook hanya cocok untuk menjalankan aplikasi ringan seperti aplikasi Office, Yahoo Messenger, MSN Messenger, Gtalk, Skype, browser Mozilla, Opera, Safari. Webcam juga tertanam pada jenis-jenis tertentu untuk digunakan live cam menggunakan aplikasi Messenger yang support view cam. Jadi apabila Anda membutuhkan komputasi berat untuk menjalankan aplikasi semacam AdobePhotoshop CS4, Adobe Premiere, AutoCAD dan aplikasi berat lainnya, netbook bukan pilihan yang tepat. (Haris Rismawan/techradar.com/pcmag.com)***
(Sumber: Pikiran Rakyat /Kamis, 23 Januari 2009)
Popularity: 6% [?]



















wahhh
kok pas banget nihhh infonya..
aku lagi cari netbook/notebook,
lagi bingung..cari yg bagus n murah he..he..
makasih infonya mas..
[Reply]
aplikasi semacam AdobePhotoshop CS4, Adobe Premiere, AutoCAD masih bisa diakses oleh netbook donk?
[Reply]
yang ini murah tapi asyik om…
http://www.blogebabe.co.tv/2009/12/13-nama-cantik-buat-eee-pc-seashell-mu_16.html
[Reply]
netbook emang cocok untuk mobile internet…
.-= robi´s last blog ..Related Posts with Thumbnails for Blogger=>Membuat Artikel Berhubungan Dengan Gambar =-.
[Reply]